<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>FPIK &#8211; Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</title>
	<atom:link href="https://fpik.unpatti.ac.id/author/admfpik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://fpik.unpatti.ac.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 Nov 2024 05:50:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://fpik.unpatti.ac.id/wp-content/uploads/2024/11/cropped-logounpatti-32x32.png</url>
	<title>FPIK &#8211; Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</title>
	<link>https://fpik.unpatti.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Edukasi Pembuatan Eco Enzyme bagi Ibu-Ibu PKK Negeri Rutong</title>
		<link>https://fpik.unpatti.ac.id/edukasi-pembuatan-eco-enzyme-bagi-ibu-ibu-pkk-negeri-rutong/</link>
					<comments>https://fpik.unpatti.ac.id/edukasi-pembuatan-eco-enzyme-bagi-ibu-ibu-pkk-negeri-rutong/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[FPIK]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Nov 2024 05:50:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fpik.unpatti.ac.id/?p=2701</guid>

					<description><![CDATA[Program Studi&#160;Manajemen Sumberdaya Perairan&#160;FPIK&#160;UNPATTI&#160;Edukasi Pembuatan Eco Enzyme bagi Ibu-Ibu PKK Negeri Rutong. Permasalahan sampah yang menimbulkan pencemaran lingkungan telah terjadi dimana-mana. Dewasa ini, perilaku membuang sampah tidak pada tempatnya, bagi sebagian masyarakat menjadi kebiasaan sehari-hari. Sepertinya, masyarakat menjadi terbiasa hidup berdampingan dengan sampah. Pada dasarnya, masyarakat mengerti akan dampak negatif yang ditimbulkan oleh sampah, namun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Program Studi&nbsp;<a href="https://msp-fpik.unpatti.ac.id/">Manajemen Sumberdaya Perairan</a>&nbsp;FPIK&nbsp;<a href="https://unpatti.ac.id/">UNPATTI</a>&nbsp;Edukasi Pembuatan Eco Enzyme bagi Ibu-Ibu PKK Negeri Rutong.</strong></p>



<p>Permasalahan sampah yang menimbulkan pencemaran lingkungan telah terjadi dimana-mana. Dewasa ini, perilaku membuang sampah tidak pada tempatnya, bagi sebagian masyarakat menjadi kebiasaan sehari-hari. Sepertinya, masyarakat menjadi terbiasa hidup berdampingan dengan sampah. Pada dasarnya, masyarakat mengerti akan dampak negatif yang ditimbulkan oleh sampah, namun perilaku acuh menyebabkan kurangnya kesadaran menjaga lingkungan sekitar.&nbsp;</p>



<p>Sampah yang berserakan di jalan, selokan, pesisir pantai, perairan laut dan lainnya menjadi pemandangan sehari-hari yang dapat dilihat. Untuk menjawab tantangan ini, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (PS&nbsp;<a href="https://msp-fpik.unpatti.ac.id/">MSP</a>) FPIK&nbsp;<a href="https://unpatti.ac.id/">Unpatti</a>&nbsp;dengan kompetensi keilmuan yang difokuskan pada pengelolaan ekosistem pesisir, laut dan pulau-pulau kecil, melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Negeri Rutong tentang Pembuatan Eco Enzyme.&nbsp;</p>



<p>Kegiatan PKM ini dilakukan pada Selasa, 3 September 2024 di Negeri Rutong yang ditujukan bagi Ibu-Ibu PKK. Eco Enzyme merupakan proses fermentasi kulit buah/sayuran yang dicampur dengan gula merah dan air dengan perbandingan 1:3:10 untuk gula merah:kulit buah/sayuran:air). Proses tersebut berlangsung selama 3 bulan. “Eco Enzyme merupakan teknologi pengolahan limbah kulit buah/sayuran yang sangat sederhana dan dapat dibuat oleh semua unsur masyarakat khususnya Ibu-Ibu yang lebih sering menghasilkan sampah di dapur” (N. C. Tuhumury, SPi, MSi sebagai pemateri).&nbsp;</p>



<p>Sampah kulit buah/sayuran merupakan sampah organik. Bagi sebagian orang beranggapan bahwa sampah organik kurang berdampak negatif terhadap lingkungan karena sampah tersebut mudah terurai. Padahal, proses penguraian sampah organik akan menimbulkan bau busuk sehingga dapat menyebabkan penyakit bagi manusia.&nbsp;</p>



<p>Dalam proses pembuatan Eco Enzyme ini, kulit buah yang digunakan yaitu kulit pisang. Buah pisang dan olahannya seperti pisang goreng, nuget pisang dan lainnya sangat digemari oleh semua masyarakat. Buah pisang juga bukan buah musiman karena dapat berbuah sepanjang tahun. Oleh karena itu, pada kegiatan ini, snack yang dihidangkan bagi para peserta berupa pisang goreng, sehingga sampah kulit pisang yang dihasilkan dapat langsung digunakan untuk membuat Eco Enzyme. “Eco Enzyme dapat dibuat bukan hanya dari kulit pisang saja, tetapi dapat juga dari kulit buah lainnya seperti pepaya, mangga, apel, dan lainnya. Perlu diingat bahwa kulit buah yang digunakan bukan yang berkulit keras seperti kelapa karena sulit terurai selama 3 bulan. Kulit buah yang digunakan juga harus yang dalam kondisi baik, artinya tidak busuk karena akan mempengaruhi larutan Eco Enzyme yang dihasilkan” (N. C. Tuhumury, SPi, MSi). Lebih lanjut dikatakan bahwa Eco Enzyme yang baik beraroma asam segar.&nbsp;</p>



<p>Sebelum PKM ini dilakukan, Ibu-Ibu PKK Negeri Rutong belum mengetahui tentang Eco Enzyme. Namun setelah materi diberikan, Ibu-Ibu PKK sangat antusias mengetahui serta ingin membuat langsung Eco Enzyme. Hal ini terbukti dari pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan saat materi diberikan. “Eco Enzyme merupakan cairan serbaguna yang dapat dipakai sehari-hari seperti untuk mencuci perabotan makan, mencuci pakaian, mengepel lantai, antiseptic, menetralisir air limbah, dan juga untuk kesehatan. Kandungan antibakteri pada Eco Enzyme telah terbukti mampu membunuh kuman dan bakteri” (N. C. Tuhumury, SPi, MSi). Lebih lanjut dikatakan bahwa Eco Enzyme bukan untuk pemakaian dalam, artinya tidak untuk diminum, namun hanya untuk pemakaian luar”.</p>



<p>Kegiatan PKM pembuatan Eco Enzyme ini diharapkan dapat terus dilanjutkan oleh Ibu-Ibu PKK bahkan masyarakat Negeri Rutong seluruhnya, sebagai bukti bahwa masyarakat ikut mengendalikan pencemaran lingkungan khususnya pesisir dan laut dari bahaya sampah.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://fpik.unpatti.ac.id/edukasi-pembuatan-eco-enzyme-bagi-ibu-ibu-pkk-negeri-rutong/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kerjasama Pemerintah Negeri Rutong dengan Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan FPIK UNPATTI Dalam Upaya Mengelola Ekosistem Pesisir dan Laut</title>
		<link>https://fpik.unpatti.ac.id/kerjasama-pemerintah-negeri-rutong-dengan-program-studi-manajemen-sumberdaya-perairan-fpik-unpatti-dalam-upaya-mengelola-ekosistem-pesisir-dan-laut/</link>
					<comments>https://fpik.unpatti.ac.id/kerjasama-pemerintah-negeri-rutong-dengan-program-studi-manajemen-sumberdaya-perairan-fpik-unpatti-dalam-upaya-mengelola-ekosistem-pesisir-dan-laut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[FPIK]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Nov 2024 05:50:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fpik.unpatti.ac.id/?p=2699</guid>

					<description><![CDATA[Untuk mewujudkan Visi PS MSP FPIK&#160;UNPATTI&#160;yaitu Menjadi Pusat Kompetensi Sumberdaya Manusia Perikanan dan Kelautan yang Profesional, Kreatif dan Inovatif Dalam Mengelola Ekosistem Pesisir, Laut dan Pulau-pulau Kecil, maka PS MSP telah menjalin kerjasama dengan Negeri Rutong sejak tahun 2004. Kerjasama ini telah menghasilkan berbagai kegiatan antara lain penanaman bakau, rehabilitasi terumbu karang, pembuatan peta potensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Untuk mewujudkan Visi PS MSP FPIK&nbsp;<a href="https://unpatti.ac.id/">UNPATTI</a>&nbsp;yaitu Menjadi Pusat Kompetensi Sumberdaya Manusia Perikanan dan Kelautan yang Profesional, Kreatif dan Inovatif Dalam Mengelola Ekosistem Pesisir, Laut dan Pulau-pulau Kecil, maka PS MSP telah menjalin kerjasama dengan Negeri Rutong sejak tahun 2004.</p>



<p>Kerjasama ini telah menghasilkan berbagai kegiatan antara lain penanaman bakau, rehabilitasi terumbu karang, pembuatan peta potensi sumberdaya, peraturan negeri dan masih banyak lagi topik penelitian serta pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen maupun mahasiswa.</p>



<p>Pada tanggal 3 September 2024, bertempat di Negeri Rutong, PS MSP melakukan pendandatangan Implementation Arrangement (IA) tentang Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Dengan Topik Pengenalan Sumberdaya Hayati Ekonomis Penting Perairan Negeri Rutong. Penandatangan dilakukan oleh Ketua PS MSP F. W. Ayal, SPi, MSi dengan Ketua Badan Koordinasi dan Kerjasama Negeri Rutong James R. Talahatu.</p>



<p>“Mewakili Bapa Raja Rutong, kami menyambut kegiatan PKM ini dan kiranya masyarakat dapat menjaga sumberdaya pesisir Negeri Rutong ini dengan baik” (James R Talahatu). Dalam sambutannya Ketua Jurusan&nbsp;<a href="https://msp-fpik.unpatti.ac.id/">MSP</a>&nbsp;N. C. Tuhumury, SPi, MSi mengatakan “Prodi MSP menawarkan program penelitian dan PKM secara multi-tahun sebagai bentuk dukungan bagi program-program yang digagas oleh Pemerintah Rutong”.</p>



<p>Potensi sumberdaya daerah pesisir dan laut Negeri Rutong sangat kaya sehingga perlu dijaga dan dilestarikan agar berkelanjutan. “Kawasan pesisir Negeri Rutong memiliki ekosistem khas pulau tropis yang lengkap serta didukung dengan budaya kearifan lokal sasi, sehingga membuat PS&nbsp;<a href="https://msp-fpik.unpatti.ac.id/">MSP</a>&nbsp;jatuh hati dan menjadikan Negeri Rutong sebagai Desa Binaan PS MSP” (Dr. Ir. Laura Siahainenia, MSi sebagai pemateri PKM).</p>



<p>Materi yang diberikan bagi masyarakat meliputi manfaat ekologis maupun ekonomis dari ekosistem mangrove, lamun, serta terumbu karang. Contohnya, daun mangrove dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, buah mangrove dapat diolah menjadi sirup, sabun juga keripik. Selain itu, dijelaskan juga beberapa kegiatan yang tidak diperbolehkan dilakukan karena berpotensi merusak ekosistem mangrove seperti pemanfaatan kayu mangrove untuk kayu bakar, bahan bangunan serta akar nafas digunakan untuk pelampung pancing.</p>



<p>“Manfaat ekonomis dari daun lamun dapat dijadikan sebagai keranjang. Daun lamun dikeringkan kemudian dianyam menjadi keranjang dan dapat dipasarkan secara online” (Dr. Ir. Laura Siahainenia, MSi).</p>



<p>Seperti diketahui, Negeri Rutong telah melakukan sasi terhadap beberapa biota pesisir salah satunya bia lola. Informasi juga diberikan kepada masyarakat mengenai pengambilan bia lola yang tepat khususnya meliputi ukuran dalam kaitannya dengan status reproduksi. Informasi ini dapat diberikan lebih lengkap melalui penelitian dan PKM yang akan dilakukan ke depan.</p>



<p>Pada kegiatan ini juga dilakukan sosialisasi PS MSP kepada masyarakat Negeri Rutong. PS&nbsp;<a href="https://msp-fpik.unpatti.ac.id/">MSP</a>&nbsp;tidak hanya melakukan sosialisasi pada calon mahasiswa yang berasal dari SMA, tetapi juga kepada masyarakat dalam hal ini orang tua yang berkontribusi terhadap keputusan anak-anak yang ingin melanjutkan studi untuk kuliah.</p>



<p>“Sumberdaya dosen di PS MSP memiliki keahlian di bidang pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut, dan juga telah menduduki beberapa jabatan strategis hingga nasional. Lulusan PS MSP dapat bekerja sebagai wirausaha, konsultan, perbankan, instansi swasta dan BUMN, serta LSM dalam negeri maupun internasional” (F. W. Ayal, SPi, MSi sebagai Ketua PS MSP).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://fpik.unpatti.ac.id/kerjasama-pemerintah-negeri-rutong-dengan-program-studi-manajemen-sumberdaya-perairan-fpik-unpatti-dalam-upaya-mengelola-ekosistem-pesisir-dan-laut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen dan mahasiswa Program Studi MSP lakukan edukasi “Mengenal Lautku” bagi anak-anak pesisir Negeri Rutong</title>
		<link>https://fpik.unpatti.ac.id/dosen-dan-mahasiswa-program-studi-msp-lakukan-edukasi-mengenal-lautku-bagi-anak-anak-pesisir-negeri-rutong/</link>
					<comments>https://fpik.unpatti.ac.id/dosen-dan-mahasiswa-program-studi-msp-lakukan-edukasi-mengenal-lautku-bagi-anak-anak-pesisir-negeri-rutong/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[FPIK]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Nov 2024 05:49:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fpik.unpatti.ac.id/?p=2697</guid>

					<description><![CDATA[Dosen Program Studi&#160;Manajemen Sumberdaya Perairan&#160;Fakultas Perikanan&#160;Universitas Pattimura&#160;lakukan edukasi “Mengenal Lautku” bagi anak-anak pesisir di SD Negeri Rutong. Kegiatan ini merupakan bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi tugas pokok dosen. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu tugas pokok yang wajib dilakukan dosen sebagai bagian dari pengamalan serta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Dosen Program Studi&nbsp;<a href="https://msp-fpik.unpatti.ac.id/">Manajemen Sumberdaya Perairan</a>&nbsp;Fakultas Perikanan&nbsp;<a href="https://unpatti.ac.id/">Universitas Pattimura</a>&nbsp;lakukan edukasi “Mengenal Lautku” bagi anak-anak pesisir di SD Negeri Rutong. Kegiatan ini merupakan bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi tugas pokok dosen. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu tugas pokok yang wajib dilakukan dosen sebagai bagian dari pengamalan serta penyebaran ilmu pengetahuan bagi berbagai kalangan masyarakat. Terkait hal ini, sebagai dosen-dosen yang aktif mengajar dan meneliti terkait persoalan lingkungan pesisir dan laut, dosen-dosen Prodi MSP FPIK&nbsp;<a href="https://unpatti.ac.id/">Unpatti</a>&nbsp;memilih untuk melakukan kegiatan pengabdian (PKM) melalui edukasi “Mengenal Lautku” bagi anak-anak pesisir.</p>



<p>Kegiatan PKM dilakukan di SD Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan. Sebagai desa pesisir dengan sumberdaya ekosistem mangrove, lamun dan terumbu karang yang tersedia, anak-anak Negeri Rutong perlu mendapatkan edukasi untuk mencintai laut sejak dini. “Memang anak-anak pesisir tinggal di dekat laut dan sudah kenal betul semua biota-biota laut, bahkan mereka punya nama-nama daerah tersendiri dan paham betul karakteristiknya, tapi kita tetap perlu melakukan edukasi bagi anak-anak sehingga sejak dini mereka merasa memiliki dan mencintai laut yang adalah kekayaan alam yang tersedia di depan mata mereka.”, kata Cyecilia Pical, S.Pi., M.Si yang adalah salah satu staf dosen Prodi Manajemen Sumberdaya Perairan&nbsp;<a href="https://unpatti.ac.id/">Unpatti</a>.</p>



<p>Kegiatan edukasi “Mangenal Lautku” dilakukan pada Selasa, 03 September 2024 melibatkan 20 orang siswa-siswi SD Negeri Rutong yang terdiri dari siswa/i kelas V dan VI. Anak-anak sangat antusias dan senang belajar tentang eksositem mangrove, ekosistem lamun, ekosistem terumbu karang, ancaman yang dapat merusak laut, serta peran anak-anak untuk menjaga laut. Diakhir kegiatan, anak-anak diberi kesempatan untuk melihat plankton melalui mikroskop yang dibawa dari laboratorium MSP ke SD Negeri Rutong. Anak-anak dapat melihat dengan jelas berbagai jenis plankton yang berukuran sangat kecil melalui mikroskop. Hal ini penting karena di laut ada berbagai macam biota yang perlu kita jaga, baik yang berukuran besar maupun yang berukuran kecil, bahkan yang tidak bisa kita lihat dengan mata secara langsung. “Anak-anak sangat senang lewat kunjungan Bapak/Ibu dosen di hari ini. Apalagi mereka diijinkan melihat plankton yang berukuran sangat kecil dengan menggunakan mikroskop. Ini baru pertama kali bagi anak-anak. Semoga kegiatan ini masih bisa terus berlanjut sehingga membantu kami mengajar anak-anak untuk menjaga lingkungan laut.”, kata Kepala SD Negeri Rutong, Ibu Mersy Tepalawatin, S.Pd.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://fpik.unpatti.ac.id/dosen-dan-mahasiswa-program-studi-msp-lakukan-edukasi-mengenal-lautku-bagi-anak-anak-pesisir-negeri-rutong/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Internasional Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan</title>
		<link>https://fpik.unpatti.ac.id/mahasiswa-internasional-program-studi-manajemen-sumberdaya-perairan/</link>
					<comments>https://fpik.unpatti.ac.id/mahasiswa-internasional-program-studi-manajemen-sumberdaya-perairan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[FPIK]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Nov 2024 05:46:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fpik.unpatti.ac.id/?p=2686</guid>

					<description><![CDATA[DATA PRIBADI Nama&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : Richardzon Da Ressureicão Da Silva Moningka Tempat, Tangal Lahir&#160; : Manufahi, 12 April 1999 Jenis Kelamin&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : Laki-Laki Alamat Tempat Tingal: Fatuco, Holarua, Same, Manufahi, Timor-Leste Kabupaten&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : Manufahi Kecamatan&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : Same Desa&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : Holarua Kewarga Negaraan&#160;&#160;&#160;&#160; : Timor-Leste Agama&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : Katolik Status&#160; &#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : Belum Menikah Nomor Telfon &#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; : [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>DATA PRIBADI</strong></p>



<p>Nama&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Richardzon Da Ressureicão Da Silva Moningka</p>



<p>Tempat, Tangal Lahir&nbsp; : Manufahi, 12 April 1999</p>



<p>Jenis Kelamin&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Laki-Laki</p>



<p>Alamat Tempat Tingal: Fatuco, Holarua, Same, Manufahi, Timor-Leste</p>



<p>Kabupaten&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Manufahi</p>



<p>Kecamatan&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Same</p>



<p>Desa&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Holarua</p>



<p>Kewarga Negaraan&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Timor-Leste</p>



<p>Agama&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Katolik</p>



<p>Status&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Belum Menikah</p>



<p>Nomor Telfon &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : + 62 082214579509</p>



<p>Email&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; :&nbsp;<a href="mailto:puthyjr81@gmail.com">puthyjr81@gmail.com</a>&nbsp;/&nbsp;moningkarichardzon@gmail.com</p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://fpik.unpatti.ac.id/wp-content/uploads/2024/11/Pertukaran-Mahasiswa-MSP3.jpg" alt="" /></figure>
</figure>
</div>
</div>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://fpik.unpatti.ac.id/wp-content/uploads/2024/11/Pertukaran-Mahasiswa-MSP2.jpg" alt="" /></figure>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://fpik.unpatti.ac.id/wp-content/uploads/2024/11/Pertukaran-Mahasiswa-MSP1.jpg" alt="" /></figure>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Motivasi Belajar di Luar Negeri ;</strong> Saya memilih untuk belajar di Indonesia, tepatnya di Ambon, Maluku karena <a href="https://unpatti.ac.id/">Universitas Pattimura</a> menawarkan program Studi <a href="https://msp-fpik.unpatti.ac.id/">Manajemen Sumberdaya Perairan</a> yang sangat mendukung tujuan saya di perairan Timor-Leste, Selain itu Jurusan <a href="https://msp-fpik.unpatti.ac.id/">Manajemen Sumberdaya Perairan</a> mendapatkan Akreditasi A Unggul, dan saya ingin memperluas pengetahuan saya dalam pengembangan perairan.</li>



<li><strong>PENDIDIKAN</strong></li>
</ol>



<ul class="wp-block-list">
<li>Bacharelato em Construção Civil Faculdade Engenharia Civil, Escola Instituto Politécnico de Betano Kay-Rala Xanana Gusmão (IPB-KRXG), 2017-2020 (Institut Politeknik Betano – D2)</li>



<li>Ensino Secundario Geral 1912 Same, 2014-2016 (SMA)</li>



<li>Ensino Pre-secundario EBC Fatuco, 2011-2013 (SMP)</li>



<li>Ensino Basico EBC Fatuco, 2005-2010 (SD)</li>
</ul>



<ol start="3" class="wp-block-list">
<li><strong>PENGALAMAN</strong>
<ol class="wp-block-list">
<li>04 Sep 2022 – 19 Feb 2023, Bekerja di Kabinet Bupati Kabupaten Manufahi Sebagai Staff Penghubung.</li>



<li>03 Aug – 15 Sep 2020, Kerja di kontraktor Inpolmar Timor Sebagai Staff Administrasi.</li>



<li>09 Sep – 09 Nov 2019, Kerja di Laboratorium Nasional Pembangunan Infrastruktur, Sebagai Magang.</li>



<li>Aug 2017 – Sep 2018, Kerja di Kontraktor Inpolmar Timor, Sebagai Supervisor Lapangan.</li>
</ol>
</li>
</ol>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://fpik.unpatti.ac.id/mahasiswa-internasional-program-studi-manajemen-sumberdaya-perairan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
